Bukan Sekadar Gaya, Ini 4 Alasan Fungsional Kamar Mandi Hotel Berdinding Kaca
- Rabu, 26 Agustus 2026
JAKARTA — Saat menginap di hotel, sebagian tamu kerap menemukan dinding atau pintu transparan di area shower kamar mandi. Material yang digunakan rata-rata adalah kaca, sebuah pilihan desain yang bagi sebagian orang dianggap mengurangi privasi dan membuat ruang terasa sempit.
Kendati demikian, panel kaca tersebut bukan sekadar elemen dekorasi. Dikutip dari NDTV Travel, setidaknya ada empat fungsi utama yang menjadi alasan para arsitek dan pengelola hotel mempertahankan desain ini.
1. Memaksimalkan Cahaya Alami dan Menghemat Energi
Dinding kaca memungkinkan cahaya alami dari kamar tidur atau jendela masuk ke area shower. Dengan begitu, kebutuhan lampu tambahan di dalam bilik mandi bisa diminimalkan.
Baca Juga
Dampaknya langsung terasa pada penghematan listrik sekaligus menciptakan suasana kamar yang lebih terang dan terasa segar. Strategi ini dinilai efektif untuk hotel di perkotaan yang mengandalkan pencahayaan buatan sepanjang hari.
2. Perawatan Lebih Mudah Dibanding Tirai atau Keramik
Dari sisi kebersihan, panel kaca jauh lebih praktis dibandingkan tirai plastik atau dinding keramik. Material kaca tidak mudah rusak akibat kelembapan tinggi dan tidak menjadi sarang jamur.
Selain itu, kaca yang digunakan telah melalui proses tempering sehingga punya kekuatan tinggi dan tahan terhadap benturan serta uap panas. Panel ini dirancang memenuhi standar keamanan ketat, sehingga risiko pecah yang membahayakan tamu bisa ditekan.
3. Trik Membuat Ruangan Terasa Lebih Luas
Berlawanan dengan asumsi umum, dinding kaca justru menciptakan ilusi ruang yang lebih besar dan terbuka. Dengan menghilangkan partisi padat, area shower tidak lagi terkesan seperti bilik sempit yang mengurung.
Trik desain ini menjadi solusi bagi hotel-hotel di pusat kota yang umumnya memiliki ukuran kamar terbatas. Visual yang menyatu antara area tidur dan kamar mandi membuat sirkulasi terasa lebih lega.
4. Menghadirkan Kesan Premium dan Modern
Penggunaan kaca transparan atau buram memberikan tampilan ramping dan modern yang identik dengan hunian kelas atas. Hotel mengadopsi desain serupa agar tamu merasakan pengalaman menginap di lingkungan premium, bukan sekadar kamar standar.
Roopa Singh, General Manager di Renaissance Goa, menjelaskan bahwa konsep ini mengubah cara tamu merasakan ruang pribadi mereka. "Kamar mandi berdinding kaca adalah tentang memikirkan kembali bagaimana tamu merasakan ruang pribadi mereka. Kamar mandi ini menghadirkan cahaya, menciptakan rasa keterbukaan, dan mengaburkan batasan antara desain dan fungsi," jelasnya.
Kendati demikian, bagi wisatawan yang tetap mengutamakan privasi, sebagian hotel modern kini mulai menyediakan opsi kaca buram atau tirai tambahan sebagai penutup, menyesuaikan kebutuhan beragam tamu.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pengendara Tertib di Probolinggo Tak Didenda, Malah Dapat Beras 5 Kg dari Polisi
- Jumat, 14 Agustus 2026
Update Harga BBM Pertamina 11 April 2026 Stabil di Seluruh Wilayah Indonesia
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
KAI Commuter Kini Layani 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor
- Minggu, 20 September 2026
Transaksi UMKM MTQ Semarang Capai Rp2,4 Miliar, Kontrak Bisnis Rp7,54 Miliar
- Minggu, 20 September 2026
Terpopuler
1.
The Fed Kerek Suku Bunga ke 3,75-4%, Pertama Kali Sejak 2023
- 17 September 2026
2.
3.
4.
5.
PKB Dukung Rekening Massal 200 Juta WNI, Akses Penghasilan Jadi Sorotan
- 16 September 2026









