Minggu, 20 September 2026

KPU Tulungagung Perluas Pendidikan Pemilih Pemula, Gelar Simulasi Pemilihan OSIS di 5 Sekolah

KPU Tulungagung Perluas Pendidikan Pemilih Pemula, Gelar Simulasi Pemilihan OSIS di 5 Sekolah

TULUNGAGUNG — Ketua KPU Tulungagung Moh Lutfi Burhani menyatakan pendidikan pemilih pemula menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran politik dan demokrasi sejak usia sekolah. Menurut dia, program itu dikemas melalui sosialisasi kepemiluan, pendidikan demokrasi, hingga praktik penyelenggaraan pemilihan ketua dan wakil ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang dirancang menyerupai tahapan pemilu.

"Pendidikan pemilih pemula ini kami lakukan untuk mengenalkan demokrasi dan proses pemilu kepada siswa sejak dini agar mereka memahami pentingnya hak pilih dan partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Lutfi.

Simulasi Pemilihan OSIS Tiru Tahapan Pemilu

Lutfi menjelaskan pendidikan pemilih tidak hanya mengenalkan konsep demokrasi atau mekanisme pemilu secara teoritis. Siswa juga diberi pengalaman langsung melalui simulasi penyelenggaraan pemilihan.

Baca Juga

Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok BBM Subsidi Aman, Imbau Pemilik Mobil Mewah Tak Isi Solar Murah

Melalui pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS, siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan yang biasa dilakukan dalam pemilu. Mulai dari pendataan pemilih, penyusunan daftar pemilih, penyiapan perangkat pemungutan suara, fasilitasi kampanye pasangan calon, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penetapan calon terpilih.

Model tersebut membuat siswa tidak hanya memahami peran sebagai pemilih. Mereka juga mengenal tugas penyelenggara pemilu serta pentingnya menjaga proses pemilihan agar berlangsung transparan, jujur, dan akuntabel.

"Di sini kami menekankan pentingnya hak pilih, pelaksanaan pemilu yang transparan, serta fungsi pengawasan agar proses pemilihan akuntabel dan menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat karena mendapat suara mayoritas," ujarnya.

Lingkungan Sekolah Dinilai Ruang Belajar Efektif

Ia menilai lingkungan sekolah menjadi ruang belajar yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi. Siswa dapat mempraktikkan langsung proses pengambilan keputusan secara partisipatif melalui pemilihan OSIS.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika para siswa memasuki usia pemilih. Mereka diharapkan terlibat dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah dengan pemahaman yang matang.

KPU Tulungagung menilai pendidikan pemilih sejak usia sekolah penting untuk meningkatkan kualitas partisipasi pemilih pemula. Program ini sekaligus membangun budaya demokrasi yang sehat di kalangan generasi muda.

Melalui pendekatan tersebut, demokrasi diperkenalkan bukan sekadar sebagai kegiatan memilih saat pemilu. Demokrasi dipahami sebagai proses yang menuntut tanggung jawab, partisipasi, dan penghormatan terhadap aturan dalam setiap pengambilan keputusan bersama.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Duel Fisik dan Bola Mati Bikin Chelsea Takluk 0-3 di Kandang Brentford

Duel Fisik dan Bola Mati Bikin Chelsea Takluk 0-3 di Kandang Brentford

KAI Commuter Kini Layani 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor

KAI Commuter Kini Layani 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor

Transaksi UMKM MTQ Semarang Capai Rp2,4 Miliar, Kontrak Bisnis Rp7,54 Miliar

Transaksi UMKM MTQ Semarang Capai Rp2,4 Miliar, Kontrak Bisnis Rp7,54 Miliar

Gubernur Khofifah Kirim 3 Truk Tangki Air Bersih ke Ponorogo, 200 Jeriken Disalurkan ke Warga Karangpatihan

Gubernur Khofifah Kirim 3 Truk Tangki Air Bersih ke Ponorogo, 200 Jeriken Disalurkan ke Warga Karangpatihan