Gubernur Khofifah Kirim 3 Truk Tangki Air Bersih ke Ponorogo, 200 Jeriken Disalurkan ke Warga Karangpatihan

Minggu, 20 September 2026 | 00:44:01 WIB

PONOROGO — Bantuan air bersih dari Pemprov Jawa Timur tiba di Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu. Selain tiga truk tangki, warga menerima 200 jeriken dan 50 tandon air untuk penyimpanan cadangan air bersih di rumah masing-masing.

Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan kekeringan yang dilakukan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Puluhan daerah di provinsi tersebut telah menetapkan status kedaruratan kekeringan selama musim kemarau, sehingga membutuhkan dukungan lintas pemerintah.

Khofifah: Pemprov Terus Membersamai Warga Terdampak

Gubernur Khofifah menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan warga terdampak kekeringan segera memperoleh akses air bersih.

"Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan bisa segera mendapatkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Pemprov dan kabupaten terus membersamai masyarakat agar mendapatkan air bersih," kata Khofifah.

Menurutnya, kehadiran Pemprov berfungsi melapisi dan memperkuat upaya yang sudah dijalankan pemerintah kabupaten dan kota dalam menangani dampak kekeringan.

"Jadi kehadiran Pemprov itu melapisi dan memperkuat upaya yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota dalam menangani dampak kekeringan," ujarnya.

Modifikasi Cuaca hingga Pengeboran Sumur Jadi Langkah Mitigasi

Selain distribusi air bersih, Pemprov Jatim menjalankan sejumlah langkah mitigasi lain. Modifikasi cuaca, pemetaan sumber air potensial, pengembangan jaringan pipanisasi, dan pengeboran sumur dilakukan untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Pemetaan sumber air bertujuan mengidentifikasi titik-titik yang memungkinkan dimanfaatkan dan dialirkan ke wilayah terdampak kekeringan secara berkelanjutan.

"Bahwa ada yang sesungguhnya bisa kita lakukan secara lebih strategis ketika kita menemukan sumber-sumber air terdekat yang dimungkinkan untuk bisa diakses," ujar Khofifah.

Pengeboran Sumur Hadapi Tantangan Geologi Berbeda

Upaya pencarian sumber air melalui pengeboran sumur menghadapi tantangan berbeda di setiap wilayah karena kondisi geologi yang tidak sama. Khofifah menyebut ada titik yang sudah dibor hingga kedalaman 200 meter namun hanya menemukan batu, sementara titik lain sudah menemukan air pada kedalaman sekitar 90 meter.

"Ada titik sudah dibor sampai 200 meter, ketemunya batu. Tapi juga ada yang sekitar 90 meter sudah menemukan air," katanya.

Shalat Istisqa Diminta Digelar Serentak

Di luar langkah teknis, Khofifah mengajak masyarakat melakukan ikhtiar spiritual melalui pelaksanaan shalat istisqa atau shalat meminta hujan. Ia berharap shalat tersebut dapat digelar serentak di berbagai daerah di Jawa Timur.

Penyaluran bantuan air bersih di Ponorogo menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan dasar masyarakat di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Terkini